Punggawa Arema Indonesia sudah meninggalkan Jepang usai bentrok dengan Cerezo Osaka di Stadion Nagai, Osaka. Meski kalah tipis 2-1, pasukan Singo Edan sudah menunjukkan kemampuan terbaiknya di Negeri Sakura tersebut.
Kini konsentrasi Arema harus beralih untuk menghadapi laga ISL putaran kedua. Ya, Alam Shah dkk sudah harus bersiap ditantang oleh Persipura Jayapura 7 Maret mendatang.
Sudah bisa dipastikan, pertemuan kedua tim akan berlangsung seru. Baik Arema maupun Persipura sama-sama menghuni papan atas klasemen sementara ISL. Musim lalau saat Arema Indonesia menjadi jawara, Persipura finis di urutan kedua dengan selisih angka tipis. Kedua tim juga mempunyai sederet pemain jempolan.
Tentu masih segar dalam ingatan Aremania 7 Februari lalu Arema Indonesia menggulingkan Mutiara Hitam di Stadion Kanjuruhan dengan skor 1-0. Adalah Sunarto, penyerang muda yang menjadi kartu joker kemenangan Arema saat itu.
Tentu kenangan manis tersebut ingin diulangi oleh pasukan Singo Edan. Apalagi Arema juga membawa 20 pemain terbaiknya.
Menjelang bentrok, kedua tim sama-sama memiliki masa recovery pendek. Jika Arema berlaga menghadapi Cerezo Osaka di Jepang, Persipura juga bentrok dengan South China. Hanya bedanya, kalau Arema kalah 2-1, sedangkan Persipura sukses menahan imbang tuan rumah 1-1.
“Semua pertandingan kami anggap penting. Jadi, kami ingin mendapatkan poin maksimal di Jayapura. Kami harap konsistensi anak-anak terus berlanjut sampai kami bermain di Papua,” ujar Miroslav Janu melalui media officer Sudarmaji seperti dikutip dari Radar Malang. (did/yn/rdrmalang)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar